Axis Dengan Internet

eksis internet untuk rakyat

kunjungi Alamat web Dunia AXIS

Internet. Dengan Internet, banyak orang bisa mendapatkan informasi dengan cepat, ada juga yang tiba-tiba terkenal karena Internet. Contohnya Sinta-Jojo, Justin Bieber, dan yang terbaru adalah Norman Kamaru. Mereka memanfaatkan Internet untuk mengeksplorasi kelebihannyaataupun hanya sekedar iseng. Dan tak jarang pula orang mendapat ketenarannya dari Internet.
Tetapi, untuk eksis di Internet tidak perlu dengan berlebihan. Kenapa? Karena terlihat sekali orang yang berlebihan itu seperti memaksakan bahwa dia harus eksis. Disini.

Tidak bisa dipungkiri bahwa internet telah menjadi kebutuhan manusia saat ini, karena internet menghadirkan berbagai perubahan dalam sejarah kehidupan manusia. Internet menawarkan akses informasi tanpa batas sehingga mampu memangkas jarak dan waktu, seakan-akan dalam perkampungan global (global village). Global Village diungkapkan oleh Marshall McLuhan, seorang pakar komunikasi, yang menjelaskan bagaimana dunia terhubung dalam sebuah desa melalui teknologi elektrik dan pergerakan instan informasi, yang kemudian istilah ini digunakan untuk menjelaskan internet. Daniel Bell dalam karyanya The Coming of Post-Industrial Society  mengatakan jika modal dan tenaga kerja adalah ciri struktural utama masyarakat industri maka ciri masyarakat pasca-industri adalah informasi dan pengetahuan, dan tentu internet adalah bagian darinya.

INTERNET AXIS 9900/minggu….

wah gak kebayang gimana rasanya jari kita seharian gak update status gatel benget. Karena itu Axis memberi kita kemudahan yaitu pelanggan Axis hanya dikenakan biaya Rp 9.900 per minggu atau Rp 29.900 per bulan wah murah bener.

Car Free Day Surabaya

Hal menarik untuk ku adalah Car Free Day…
Sesuatu hal Bisa menarik, apa lagi jika hal tersebut dapat membuat kita senang😀

CAR FREE DAY SURABAYA TUNJUNGAN

Senangnya CFD SURABAYA, banyak warga Surabaya memadati jalan yang biasanya padat kendaraan tersebut. yang biasanya banyak kendaraan berasap tetapi sejak mulai pukul 06.00 WIB, warga Surabaya bisa menikmati CFD di depan Siola atau Tunjungan Center hingga depan Hotel Inna Simpang. Selama ini, CFD di Surabaya hanya dikenal di Jl Darmo. Udara Segar dapat kita hirup jika tidak ada kendaraan berasap.
semuanya menyambut gembira dengan adanya CFD di Jl Tunjungan. lebih baik lagi jika Pemerintah Kota Surabaya bisa menyediakan lebih banyak ruas jalan untuk CFD sehingga sangat banyak alternatif untuk berolahraga dan menghirup udara segar, meski hanya dalam waktu tiga jam, dan itu juga dapat menjadi paru-paru dunia karena O2 yang masih segar menyelimuti Kawasan CFD tersebut.

tidak hanya itu  masih banyak berbagai aktifitas dilakukan warga di jalan tersebut. Bersepeda, jalan santai, bermain bola bahkan bermain badminton. Sejumlah kesenian juga turut mewarnai CFD Jl. Tunjungan, diantaranya penampilan musik dan kesenian jaranan.

yang ku dapat adalah kesenangan suasana yang FRESH itu menyelimuti kawasan tersebut ,dan itulah kesenangan yang kita dapatkan di CFD SURABAYA, Bangun kota lebih baik dan jaga Lingkungan agar tetap Hidup. dan Yang paling aku suka adalah dapat menghirup O2 Segar dan suasana Lingkungan terjaga.
Maju Terus CFD SURABAYA.

Bersekolah

Bersekolah
sekolah??
apa itu Bersekolah??
pernahkah anda berpikir???
cobalah pikirkan untuk apa anda bersekolah dan apa maksud dari Bersekolah itu, dan apa alasan anda untuk bersekolah, baru anda akan sadar akan sesuatu yang sangat penting dari bersekolah.
iya kita pernah terbayang-bayang akan bersekolah tapi apa itu???
Bersekolah adalah seseorang yang sedang pergi untuk menuju ke SEKOLAH?? benar itu adalah bersekolah, apa tujuan kita untuk bersekolah apakah hanya pergi kesekolah dan  pulang?
tentu saja tidak umumnya seseorang mengatakan bersekolah untuk mencari ilmu,
  dalam bersekolah aku pun memiliki tujuan, yang pasti mencari ilmu tetapi tidak hanya ilmu yang ku cari, teman-teman yang baik bahkan masih banyak lagi dalam pikiranku, dan sekolahku adalah DI SMA DHARMA WANITA SURABAYA, yang pada saat ku masuk pintu tertera di depan…
“aku datang”
“aku belajar”
“aku pintar”
dan di sekolah kalian juga pasti ada kata – kata untuk menimbah ilmu ataupun kata – kata yang lain, dan itulah dimana kita bersekolah di suruh untuk bersungguh-sungguh karena itu jangan sia-siakan kalau kita sudah dapat bersekolah, lihat saudara kita yang masih berada dalam ekonomi yang tidak pas dan tidak dapat sekolah, ataupun putus sekolah karena kekurangan biaya, ataupun yang sudah punya biaya tetapi hanya main-main bersekolah dan akhirnya berhenti karena salah pergaulan. lihatlah dengan penuh bayangan bagaimana bisa. maka dari itu jangan sia- siakan bersekolah.

Thanks FOR

Timbalah Ilmu Setinggi Langit, Walau Sampai Ke Negeri China

kita tak bisa bersekolah tanpa teman, karena kita makhluk sosial yang saling berinteraksi satu sama lain, jadi tak salah jika kita bersekolah untuk mencari ilmu dan teman – teman yang baik, karena teman-teman yang baik juga dapat mendorong kita lebih baik lagi dan sama – sama  saling mensupport satu dengan yang lain.

Kumpulan Puisi Romantis

Ketulusan Hati

sesuatu yang tak bisa diucapkan
jangan dipaksa untuk diucapkan
sesuatu yang tak bisa diucapkan
sebaiknya dimengerti saja
karena masih banyak makna yang bisa kita rangkai
lewat sebuah ketulusan hati
maka berdirilah disampingku
dan terangi setiap jalanku
seperti Adam menerangi Hawa nya
seperti aku, yang tulus mencintaimu (diambil dari buku katakan cinta)

Diam Bukan Batu
Karya : Sunarto Rochim
Diam bukan batu,
ku sapa namun tetap membisu.
membeku bukan gunung salju,
namun ku tahu di dalam masih membara
entah amarah atau lara,
karena kalbu tak terjaga.
atau menderu karena merindu,
bergelora karena asmara.
Sekian musim telah berlalu
entah kapan musim semi tiba
kala tunas & kuncup mekar merona
menambah pesona alam semesta
dan mengundang kumbang datang berpesta
Tebarkanlah aroma surgawimu
namun tetap kau jaga mustikamu
sebagaimana kau genggam hasrat dengan syariat Illahi
bukan dengan nafsu insani
hingga ada yang tepat jadi imam pilihan hati.

 

Di Hatiku
oleh: Lukas Gentara
untaian kata mesra
dan seribu puisi cinta yang kupunya
tak mampu menyaingi indah wajahmu
kau adalah keindahan
yang menghiasi duniaku
memandangmu…
aku berharap waktu berhenti
menyentuhmu…
seperti menyentuh sesuatu yang rapuh tapi sangat berharga
kau adalah jejak
yang iringi langkahku
kau adalah detak
yang iringi jantungku
kau adalah air mata
yang iringi tangisku
kau ada
di hatiku

Indah Sore Itu
oleh: Lukas Gentara
indah sore itu
bukan pada matahari senja
yang berwarna jingga
indah sore itu
bukan pada biru samudera
di batas cakrawala
indah sore itu
adalah hitam rambutmu
yang buat aku terpana
indah sore itu
adalah biru matamu
yang memancarkan pesona
indah sore itu
adalah kamu, cinta…!

Aku Tak Pernah Berpaling

oleh: Lukas Gentara
ketika musim memajang rindunya pada hujan
ada sebongkah cemas yang tak bisa kuucapkan
aku hanya ingin memelukmu dari senja hingga subuh tiba
setapak demi setapak
kudaki jalan terjal kerisauan
saat tiba di persimpangan
ingin kutanggalkan segala ragu dan rasa bosan
ooo,
betapa kebimbangan telah berubah menjadi labirin
menjadi lingkaran tanpa celah
tapi catatlah olehmu, tentang satu kepastianku
‘aku tak pernah berpaling darimu’

Mawar di Bibirmu
oleh: Lukas Gentara
ketika kesunyian bolong
oleh nyanyian sumbang burung malam
aku hempaskan setumpuk penat dan kegelisahan
pada gambar wajahmu yang ayu
dan ketika senyum di bibirmu
mekar
seindah rangkaian bunga-bunga mawar
maka kerinduan ini
telah lunas terbayar

Teduh di Matamu
oleh: Lukas Gentara
ada rintik hujan yang jatuh di tanah pasir
ada butir embun yang turun di rerumputan
adalah dirimu yang buatku tahu
bahwa cinta itu,
ada…!
mendekapku dalam keindahan yang abadi
seperti darah dan merahnya
seperti malam dan gelapnya
seperti teduh
yang kulihat di matamu

(Satu Hal)
oleh: Ahmad Fauzi
Kau bertanya padaku tentang rindu
Tentang jarak yang pisahkan kita
Tentang waktu
Yang mengalir begitu cepat
Kau bertanya padaku tentang cinta
Tentang indah yang kita punya
Tentang senyum
Yang merekah begitu rapat
Kau bertanya padaku tentang mimpi
Tentang angan di ujung sana
Tentang damai
Yang tercipta begitu lambat
Aku hanya terdiam mendengarmu bersuara
Aku tahu
Kau di sana sedang menyimpan rindu begitu dalam padaku
Tapi
Aku takkan berujar panjang lebar sepertimu
Hanya
Aku ingin memberitahumu satu hal
“Don’t forget me”
Selamanya
Ya
Selamanya

Semoga Bermanfaat ^_^,
:recsel

SEJARAH KOTA SURABAYA

Surabaya secara resmi berdiri pada tahun 1293. Tanggal peristiwa yang diambil adalah kemenangan Raden Wijaya, Raja pertama Mojopahit melawan pasukan Cina.

Peranan Surabaya sebagai kota pelabuhan sangat penting sejak lama. Saat itu sungai Kalimas merupakan sungai yang dipenuhi perahu-perahu yang berlayar menuju pelosok Surabaya.

Kota Surabaya juga sangat berkaitan dengan revolusi Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejak penjajahan Belanda maupun Jepang, rakyat Surabaya (Arek Suroboyo) bertempur habis-habisan untuk merebut kemerdekaan. Puncaknya pada tanggal 10 Nopember 1945, Arek Suroboyo berhasil menduduki Hotel Oranye (sekarang Hotel Mojopahit) yang saat itu menjadi simbol kolonialisme. Karena kegigihannya itu, maka setiap tanggal 10 Nopember, Indonesia memperingatinya sebagai hari Pahlawan.

JIKA INGIN FOTO-FOTO SURABAYA LAMA SILAHKAN KUNJUNGI : http://www.suarasurabaya.net/surabaya/lama.php

Bukti sejarah menunjukkan bahwa Surabaya sudah ada jauh sebelum zaman kolonial, seperti yang tercantum dalam prasasti Trowulan I berangka 1358 M. Dalam prasasti tersebut terungkap bahwa Surabaya (Churabhaya) masih berupa desa ditepian sungai Berantas sebagai salah satu tempat penyeberangan penting sepanjang sungai tersebut.

Surabaya (Churabhaya) juga tercantum dalam pujasastra Negara Kertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca tentang perjalanan pesiar baginda Hayam Wuruk pada tahun 1385 M dalam pupuh XVII (bait ke 5, baris terakhir)

Walaupun bukti tertulis tertua mencantumkan nama Surabaya berangka tahun 1358 M Pprasasti Trowulan) dan 1365 M (Negara Kertagama), para ahli menduga bahwa Surabaya sudah ada sebelum tahun-tahun tersebut.

Menurut hipotesis Von Faber, Surabaya didirikan tahun 1275 M oleh Raja Kertanegara sebagai tempat pemukiman baru bagi prajuritnya yang berhasil menumpas pemberontakan Kemuruhan tahun 1270 M. Hipotesis yang lain mengatakan bahwa Surabaya dulu bernama Ujung Galuh.

Versi lain mengatakan bahwa nama Surabaya berasal dari cerita tentang perkelahian hidup dan mati Adipati Jayengrono dan Sawunggaling. Konon setelah mengalahkan tentara Tartar, Raden Wijaya mendirikan sebuah Keraton di Ujung Galuh dan menempatkan Adipati Jayengrono untuk memimpin daerah itu. Lama-lama karena menguasai ilmu Buaya, Jayengrono makin kuat dan mandiri sehingga mengancam kedaulatan Majapahit. Untuk menaklukkan Jayengrono diutuslah Sawunggaling yang menguasai ilmu Sura. Adu kekuatan dilakukan dipinggir sungai Kalimas dekat Peneleh. Perkelahian adu kesaktian itu berlangsung selama tujuh hari tujuh malam dan berakhir dengan tragis, karena keduanya meninggal kehabisan tenaga.

Kata “ SURABAYA “ juga sering diartikan secara filosofis sebagai lambang perjuangan antara darat dan air, antara tanah dan air. Selain itu dari kata Surabaya juga muncul mitos pertempuran antara ikan Suro (Sura) dan Boyo (Baya atau Buaya), yang menimbulkan dugaan bahwa nama Surabaya muncul setelah terjadinya peperangan antara ikan Sura dan Buaya (Baya)

Supaya tidak menimbulkan kesimpang-siuran dalam masyarakat maka Walikotamdya Kepala Daerah Tingkat II Surabaya, dijabat oleh Bapak Soeparno, mengeluarkan Surat Keputusan No. 64/WK/75 tentang penetapan hari jadi kota Surabaya. Surat Keputusan tersebut menetapkan tanggal 31 Mei 1293 sebagai tanggal hari jadi kota Surabaya. Tanggal tersebut ditetapkan atas kesepakatan sekelompok sejarahwan yang dibentuk oleh Pemerintah Kota bahwa nama Surabaya berasal dari kata “Sura ing Bhaya” yang berarti “ Keberanian menghadapi bahaya “ diambil dari babak dikalahkannya pasukan Mongol oleh pasukan Jawa pimpinan Raden Wijaya pada tanggal 31 Mei 1293.

Tentang simbol kota Surabaya yang berupa ikan Sura dan Buaya terdapat banyak sekali cerita. Salah satu yang terkenal tentang pertarungan ikan Sura dan Buaya diceritakan oleh LCR. Breeman seorang pimpinan Nutspaarbank di Surabaya pada tahun 1918.

Masih banyak cerita lain tentang makna dan semangat Surabaya. Semuanya mengilhami pembuatan lambang-lambang Kota Surabaya. Lambang kota Surabaya yang berlaku sampai saat ini ditetapkan oleh DPDRS kota besar Surabaya yang keputusan No. 34/DPRS tanggal 19 Juni 1955 diperkuat dengan Keputusan Presiden R.I No. 193 tahun 1955 tanggal 14 Desember 1956.

^_^ Semoga Bermanfaat..

Terimakasih kepada